Langsung ke konten utama

note 3

https://s.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/salah-satu-adegan-dalam-film-doraemon-petualangan-nobita-di-_181015073233-888.jpg

Remaja. Masa yang tak terlupakan, tak tergantikan, dan menentukan. Seperti angin yang berhembus, bisa lembut, bisa kencang, bisa membelai, bisa menerjang, mampu menyejukkan, mampu  menyakiti. tergantung arah dan tujuan, dapatkah melampaui hambatan di depan mata untuk menembusnya. karna itu emas masa rema ja harus memiliki ruang aliran sendiri, untuk menghantar ke balik bukit dan menampakkan hasilnya dalam menuai angin remaja yang berhembus dengan arah dan kuatnya hembusan. Karena belaiannya adalah indahnya proses dalam mencapai pandangan dan hamparan masa depan yang menantinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Note 15

Dan akhirnya seseorang mengatakan langsung padaku mengenai isu yang biasanya tak akan nampak di depanku. Mengenai hal pengunduran diri, itu adalah hal yang tidak akan pernah ku sesali. Dan wajah dari semua orang mulai tampak dengan jelas. Membenarkan seluruh perkiraan selama beberapa waktu belakangan. Namun bagaimanapun, aku akan terus berusaha tak memihak isi pernyataan dari pihak manapun. Akan ku coba simpan sampai kutemukan asli dari segala sisi itu.  Di satu sisi aku bersyukur tak ada hal buruk mengenaiku dari mereka, hanya aku yang memiliki pendapat buruk tentang beberapa dari mereka. Tapi disisi lain, meski bagi sebagian orang sisiku adalah lingkungan yang buruk, tidak semua hal dari mereka adalah buruk. Mengingat kembali frasa yang pernah ku baca, 1% of something must be plottwist of story, cukup ingat positifnya. Bukankah itu salah satu cara menciptakan pikiran damai di dalam kepala kita sendiri? Mungkin sebagian orang akan berpendapat bahwa itu hanya tindakan menipu diri s...

note 12

 Jemari pendek buntal terdiam diatas tuts Menanti perintah saraf yang mengalir dari pusat pikiran Dalam warna hitam di kalender yang berganti warna berkat satu baris pemberitahuan Yang awalnya dipenuhi wacana bermalas-malasan Diputar balikkan kembali berkat satu kotak pengumuman Jemari pendek buntal mulai menekan tuts tuts dengan terbata Menyoretkan sederet kata dengan menghapus dan mengulang Hahhhh Liburan hilang

Note 6

  Mengingat itu bukan hal yang buruk. Tenang saja, tidak semua orang memiliki ingatan yang sama. Walaupun kejadian yang sama, kesannya pasti berbeda. Karena satu potongan puzzle yang di tempel dikertas, akan memberikan pandangan berbeda pada setiap orang. memang, kadang tidak mengingat jauh lebih baik dari mengingat. Apalagi jika saat ingatan hanya berperan sebagai ingatan yang berdiam diri. tidak melangkah maju atau mundur. Paling tidak, ingatan itu hanya akan meberikan hadiah abu-abu. tak jelas entah baik atau buruk. Sebatas ingatan. Dan akhirnya membangun tembok di sekeliling dengan warna transparan, tapi menutupi jangankan semut bahkan gajah di depan mata. Hanya kesendirian yang ada.