Langsung ke konten utama

note 2


Cinta itu aneh. Semua orang memiliki tapi tidak semua orang menyadari. Ada yang terang-terangan ada yang sembunyi-sembunyi. Ada yang mematahkan ada yang menumbuhkan. Ada yang membangun ada yang merusak. Ada yang menghangatkan ada yang mendinginkan. Aneh bukan?
Namun ketika ia memenuhi dan disadari keberadaannya, cinta terasa manis, membahagiakan dengan caranya sendiri. Meski tak dapat dielak bahwa ia akan datang dengan rasa sakit dan pengorbanan, ia tak akan menyakiti. Itulah kesan dalam yang selama ini terekam pada setiap gambaran yang digadangkan oleh setiap cerita dan nada. Ya, begitulah adanya. Bagai udara yang terasa ketika hujan berhenti, sejuk, lembab dan menyegarkan. Menyuburkan kuntum-kuntum bunga di tangkai kehidupan yang memberikan keharuman tanpa batas. Seharusnya setiap insan akan mampu merasakannya. Cinta yang datang dari segala arah dengan cara mencintai segala arah itu pula, agar ia bisa memberi kebahagiaan itu sendiri padaku, kau dan setiap orang hingga seluruh alam. Indah bukan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Note 15

Dan akhirnya seseorang mengatakan langsung padaku mengenai isu yang biasanya tak akan nampak di depanku. Mengenai hal pengunduran diri, itu adalah hal yang tidak akan pernah ku sesali. Dan wajah dari semua orang mulai tampak dengan jelas. Membenarkan seluruh perkiraan selama beberapa waktu belakangan. Namun bagaimanapun, aku akan terus berusaha tak memihak isi pernyataan dari pihak manapun. Akan ku coba simpan sampai kutemukan asli dari segala sisi itu.  Di satu sisi aku bersyukur tak ada hal buruk mengenaiku dari mereka, hanya aku yang memiliki pendapat buruk tentang beberapa dari mereka. Tapi disisi lain, meski bagi sebagian orang sisiku adalah lingkungan yang buruk, tidak semua hal dari mereka adalah buruk. Mengingat kembali frasa yang pernah ku baca, 1% of something must be plottwist of story, cukup ingat positifnya. Bukankah itu salah satu cara menciptakan pikiran damai di dalam kepala kita sendiri? Mungkin sebagian orang akan berpendapat bahwa itu hanya tindakan menipu diri s...

note 12

 Jemari pendek buntal terdiam diatas tuts Menanti perintah saraf yang mengalir dari pusat pikiran Dalam warna hitam di kalender yang berganti warna berkat satu baris pemberitahuan Yang awalnya dipenuhi wacana bermalas-malasan Diputar balikkan kembali berkat satu kotak pengumuman Jemari pendek buntal mulai menekan tuts tuts dengan terbata Menyoretkan sederet kata dengan menghapus dan mengulang Hahhhh Liburan hilang

Note 6

  Mengingat itu bukan hal yang buruk. Tenang saja, tidak semua orang memiliki ingatan yang sama. Walaupun kejadian yang sama, kesannya pasti berbeda. Karena satu potongan puzzle yang di tempel dikertas, akan memberikan pandangan berbeda pada setiap orang. memang, kadang tidak mengingat jauh lebih baik dari mengingat. Apalagi jika saat ingatan hanya berperan sebagai ingatan yang berdiam diri. tidak melangkah maju atau mundur. Paling tidak, ingatan itu hanya akan meberikan hadiah abu-abu. tak jelas entah baik atau buruk. Sebatas ingatan. Dan akhirnya membangun tembok di sekeliling dengan warna transparan, tapi menutupi jangankan semut bahkan gajah di depan mata. Hanya kesendirian yang ada.