Cinta itu aneh. Semua orang memiliki
tapi tidak semua orang menyadari. Ada yang terang-terangan ada yang
sembunyi-sembunyi. Ada yang mematahkan ada yang menumbuhkan. Ada yang membangun
ada yang merusak. Ada yang menghangatkan ada yang mendinginkan. Aneh bukan?
Namun ketika ia memenuhi dan disadari
keberadaannya, cinta terasa manis, membahagiakan dengan caranya sendiri. Meski tak
dapat dielak bahwa ia akan datang dengan rasa sakit dan pengorbanan, ia tak
akan menyakiti. Itulah kesan dalam yang selama ini terekam pada setiap gambaran
yang digadangkan oleh setiap cerita dan nada. Ya, begitulah adanya. Bagai udara
yang terasa ketika hujan berhenti, sejuk, lembab dan menyegarkan. Menyuburkan kuntum-kuntum
bunga di tangkai kehidupan yang memberikan keharuman tanpa batas. Seharusnya setiap
insan akan mampu merasakannya. Cinta yang datang dari segala arah dengan cara
mencintai segala arah itu pula, agar ia bisa memberi kebahagiaan itu sendiri
padaku, kau dan setiap orang hingga seluruh alam. Indah bukan?
Komentar
Posting Komentar